Wuling Punya Rahasia Soal Mobil Confero, Sudah Tahu Belum?

Eric Lee

VIVA   – Bersaing di pasar otomotif nasional memang bukanlah perkara mudah, apalagi jika merek baru tersebut berasal dari Tiongkok. Perusahaan mobil asal Negeri Tirai Bambu memang sempat mendapat stigma negatif dari masyarakat.

Pandangan sebelah mata tersebut bukannya tanpa tanda. Jauh sebelum Wuling ‘menapakkan kaki’ di Tanah Air, konsumen telah dikecewakan dengan kualitas produk, suku cadang yang tidak tersedia, serta jaringan bengkel dan diler yang seadanya dari merek-merek China lainnya.

Tantangan itu dijawab langsung dengan mendirikan pabrik seluas 60 hektar di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Operasional pabrik dimulai dari produk bernama Confero T, mobil keluarga yang memiliki bangku tiga baris seperti kegemaran penduduk Indonesia.

Wuling Confero hadir untuk melengkapi pilihan di segmen mobil keluarga kelas bawah, atau kerennya disebut low multi purpose vehicle (low MPV). Di kelas tersebut persaingannya cukup ketat, karena sudah lebih dulu diisi oleh produk-produk dari merek otomotif Jepang.

Baca juga: 1. 000 Hari Bersaing dengan Merek Jepang, Ini Hasil Wuling Indonesia

Tak heran, jika Product Planning Wuling Motors, Danang Wiriatmoko menyebut, Confero sebagai mobil yang spesial, lantaran menjadi penanda kehadiran merek otomotif berlogo lima berlian merah tersebut di Tanah Air.

“Confero itu yang paling susah buat. Mobil terkait jadi produk pertama, karena belum ada pabrik jadi kesulitan risetnya lumayan besar. Risetnya di Cina, tim Indonesia belum terbentuk ketika itu. Setelah itu, jadi pengalaman dan prosesnya bisa lebih mudah, ” ujarnya saat konfrensi video beberapa waktu lalu.

Lihat Juga

Menjadikan Confero sebagai pembuka jalan memang pilihan tepat. Apalagi mobil tersebut diproduksi lokal, yang akhirnya membuat harga jualnya terjangkau, serta penggunaan komponen lokalnya bisa mencapai 55 persen, lebih tinggi dibanding produk Wuling lainnya.

Media Relation Wuling Motors, Brian Gomgom mengatakan, dari depan kehadiran merek Wuling sampai dengan 1. 000 harinya pada 6 April 2020 lalu, Confero tetap menjadi penopang penjualan untuk pasar otomotif nasional.

Meski demikian, kata Gomgom, pihaknya mebuktikan keseriusan tuk berakselerasi di pasar otomotif nasional dengan menawarkan beberapa produk lainnya, yakni mobil keluarga kelas menengah bernama Cortez, sport utility vehicle (SUV) Almaz, dan kendaraan van tuk niaga Formo.

“Total penjualan selama 1. 000 hari itu sudah lebih dari 45 ribu unit. Komposisi paling besar di Confero, Almaz, dan Cortez. Angkanya itu, Confero 26. 550 unit, Almaz 9. 903 unit, Cortez series 9. 466 device, dan Formo 485 unit., ” ujarnya.