Setop Mobil Saat Lockdown, Petugas Ketenteraman Ini Malah Memohon Ampun

Eric Lee

VIVA   –  Semua daerah di India dan wilayah persatuannya, saat ini sedang menerapkan lockdown guna memutus mata ikatan penyebaran Virus Corona atau COVID-19. Pemerintah pun hanya memberikan kebesaran beberapa sektor untuk beroperasi serta petugas yang berwenang.

Dilansir dari Cartoq , Rabu 29 April 2020, polisi dan pihak berwenang yang lain pun bisa menghentikan kendaraan dengan beredar di jalan. Atau pula memberikan izin pada kendaraan yang mendesak untuk keluar rumah.

Nasib siap pun tampaknya menimpa seorang petugas keamanan berseragam di sebuah rumah mewah masyarakat India. Dia dihukum karena menahan kendaraan yang melintas depan rumah tersebut. Sebab, di dalam mobil itu adalah pejabat pemerintah dengan diizinkan untuk keluar saat lockdown .

Pejabat tersebut diketahui adalah petugas pertanian senior yakni Manoj Kumar. Dia pun mengajar sang petugas hingga berlutut berharap ampun, lalu diberi hukuman 50 kali sit-up .

Video mengenai situasi itu pun viral di sosial media. Netizen pun marah merespons kelakuan Manoj yang semena-mena pada petugas keamaan tersebut.

Direktur Jenderal Polisi (DGP) Bihar, Gupteshwar Pandey mencatat kejadian tersebut, dan menegaskan bahwa tindakan sungguh-sungguh akan diambil pada Manoj sesudah penyelidikan dilakukan.

Baca juga:   Mobilnya Dicuri, Pria Ini Kejar Pakai Helikopter

Lihat Serupa

Pihak berwenang menurutnya, juga telah menggunakan pemberitahuan kepada Manoj Kumar sebab menghukum penjaga rumah melakukan sit-up . Pemberitahuan sudah dilayani oleh menteri pertanian negeri bagian Prem Kumar.

Video, yang berdurasi sekitar 30 detik menunjukkan ada beberapa karakter di sekitar petugas penjaga vila yang melakukan sit-up itu.  

Petugas pertanian itu pula menyalahgunakan wewenang kepada penjaga panti dan mengatakan bahwa dia tergopoh-gopoh karena konferensi video yang kudu dia hadiri. Kalau tidak, tempat akan memastikan bahwa petugas tersebut dikirim ke penjara.

Pantau berita terkini di VIVA Network terkait Virus Corona