Penukar Oli Disemprot Angin Kompresor Ternyata Berisiko, Sudah Tahu?

Eric Lee

VIVA   –  Mengganti oli mesin mobil menjadi kegiatan yang wajib dikerjakan oleh pemilik kendaraan, untuk memastikan kendaraanya dalam kondisi prima. Rutinitas tersebut, bisa dilakukan berdasarkan perhitungan jarak tempuh kendaraan, ataupun durasi (kurun waktu) tertentu.

Penggantian pelumas mesin tersebut bisa dengan cara memanfaatkan layanan dalam diler resmi, maupun dilakukan di bengkel umum. Prosesnya, oli yang ada di dalam mesin dikeluarkan dengan membuka baut di bawah mesin, dan ditampung menggunakan wadah.

Saat mengeluarkan cairan pelumas dari dalam mesin, tidak jarang mekanik memakai semprotan jalan dari kompresor dari bagian lubang oli di atas mesin. Maksudnya, untuk membantu mengalirkan ke bawah lebih cepat, kemudian bisa lekas mengisi pelumas baru ke ruang mesin.

Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Jelas Supriyadi pernah mengatakan, menyemprotkan angin dari kompresor saat pergantian oli kurang tepat, dan dikhwatirkan  tersedia uap air yang ikut  menyelap. Uap air tersebut berisiko membuat korosi jika masuk ke ruang mesin.

Baca selalu:   Daihatsu Perkenalkan Gran Max Baru, Mulai Dijual September 2020

“Uap air ini biasanya terdapat pada tabung jalan (kompresor). Hal tersebut dapat membuat terjadinya reaksi antar air dan komponen di dalam mesin dengan dampaknya ke durability mesin, ” ujarnya dikutip dari 100KPJ , Senin 29 Juni 2020.

Menurut Bambang, jika tidak disemprot memakai tekanan angin kompresor membuat pengerjaan lebih lama, lantaran harus menunggu seluruh sisa oli pada sela-sela mesin turun ke wadah penampungan. Meski demikian, belum ada pilihan lain untuk menghemat masa pengerjaan.

Ilustrasi mengganti oli mesin mobil

Jika terpaksa harus menggunakan kompresor angin, Bambang mengatakan, pabrik resmi harus memastikan ada SOP (standar operasional prosedur) untuk membuang air pada tabung angin. Cara tersebut, bisa dilakukan setiap pagi sebelum bengkel memulai operasionalnya.

“Sisa oli bisa dihilangkan, dengan menunggu proses pembuangan beberapa saat untuk memastikan bersih, ” tuturnya.