Pengendara Kena Razia karena Pasang Masker di Lampu Sepeda Motor

Eric Lee

VIVA   – Ketika berkendara di jalan umum, pengendara motor wajib memakai helm dan menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Kelengkapan berupa Tulisan Izin Mengemudi (SIM) dan Tulisan Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serupa wajib dibawa.

Selain itu, berkendara di masa pandemi COVID-19 membuat pemotor wajib menggunakan masker yang menutupi hidung, mulut hingga ke dagu. Jika itu tak dilakukan, maka bersiaplah berhubungan dengan petugas yang melakukan razia.

Ini seperti dialami seorang pria yang dengan sepi berkendara sepeda motor tanpa kedok untuk menutupi bagian hidung datang ke dagu. Pemotor dengan baju hitam dan helm tanpa cermin itu, sengaja memakai masker untuk menutupi separuh lampu utama.

Video yang dikutip VIVA Otomotif dari akun Instagram @polrestasurakarta, Sabtu 26 Desember 2020, terlihat pengendara motor bebek Honda lawas terjaring razia protokol kesehatan, yang dilakukan oleh Satpol PP bersama dengan Polisi.

Ketika diberhentikan, ia tak bisa menjelaskan alasannya tak  memakainya masker untuk menutupi hidung hingga ke dagu ketika berkendara, serta dengan memasangnya di lampu depan sepeda motor bebek tersebut.

Lebih lanjut, pria tersebut pula tak melengkapi besar bebek Honda klasiknya dengan plat nomor aliran. Bahkan, dia juga tak mendatangkan kelengkapan surat identitas dirinya maupun sepeda motornya. Dia menyebut cuma ingin berkendara jarak dekat.

Unggahan video viral tersebut jelas menuai beragam komentar dari warganet. “Pengen viral tuh anak, ” komentar lupa satu akun di unggahan tersebut. “Sekolah berapa tahun sih? Membangun masker dipakai di mulut, ini malah di lampu motor. Emang motornya flu ya? ” catatan lainnya dari Netizen.

Sebagaimana diketahui, selain menjaga jarak aman dan membersihkan tangan, memakai masker yang menyembunyikan serta mulut menjadi salah kewajiban setiap individu untum bertahan dalam masa pandemi COVID-19. Jadi tanpa lupa taati protokol kesehatan ya.