Pemakai Sepeda Motor, Harus Waspada Era Lampu Ini Nyala Terus

Eric Lee

VIVA   –Berbeda dengan jajaran produk lawas, di motor keluaran baru sudah mengangkat sistem injeksi. Artinya aliran benih bakar minyak di dalam tempat bakar diatur secara elektrik.

Dengan teknologi ini, tentunya penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien, lantaran dialirkan sesuai secara proses kerja mesin. Semua sistem kerjanya diatur oleh ECU ( Engine Control Unit ).

Selain isyarat nama yang umumnya disematkan dalam bodi, ciri lain sepeda motor yang mengadopsi sistem injeksi bisa terlihat di panel instrumen, bersaingan dengan petunjuk lampu jarak jauh ( hi-beam ), sein, petunjuk gear pada mesin kopling manual, dan indikator yang lain.

Dalam kondisi standar, ada logo serupa pompa yang diberi nyala lampu kuning atau oranye. Lampu itu akan menyala saat posisi pokok kontak sepeda motor ada dalam posisi ‘ On ‘, lalu disertai dengan tala kecil.  

Lampu tersebut juga sekaligus penanda situasi kendaraan roda dua yang akan dipakai. Sehingga disarankan untuk pemakai sepeda motor tak langsung menekan tombol ‘start’, untuk menyalakan mesin ketika indikator tersebut belum redup.

Melansir dari 100KPJ, Rabu 25 November 2020, jika tersedia komponen injeksi atau terkait sistem suplai bahan bakar bermasalah, lazimnya lampu itu akan memberikan tanda. Wujudnya bisa berupa kedipan, ataupun bahkan lampu menyala terus menerus menyala.

Jumlah kedipan lampu injeksi dalam panel instrumen ternyata menjadi isyarat ada kerusakan yang terjadi di sepeda motor. Saat terjadi tujuh kedipan saat motor dinyalakan, kemungkinan motor kita mengalami masalah di periode engine  oil  temperature atau engine  coolant  temperature .

Jika kedipannya berjumlah delapan, maka bisa jadi masalahnya sampai dari sensor Throttle Position . Sebab, dalam suasana normal lampu hanya menyala sekitar dua detik dan mati pra mesin dinyalakan.

Mengucapkan juga: Mobil Mercedes-Benz Dirombak Maka Toko Es Krim, Lucu Serupa.