Kok Mobil Baru Olinya Encer?

Eric Lee

VIVA   –  Setiap kendaraan memerlukan perawatan secara berkala, agar kondisinya selalu dalam keadaan terbaik serta siap digunakan. Salah satunya, yaitu dengan mengganti pelumas.

Mobil  baru yang dijual saat ini  sudah menggunakan oli dengan  spesifikasi encer.   Alasannya,   perkembangan material yang digunakan dan sistem produksi kendaraan sudah lebih presisi. Alhasil, produsen mobil sanggup membuat mesin dengan celah dengan semakin rapat.

Semakin rapatnya celah, membuat mesin baru membutuhkan pelumas yang semakin rendah. Di era 1980-an, rekomendasi oli mesin yang digunakan memiliki tingkat kekentalan SAE 20W-50.

Di akhir 1990-an, mesin mobil mulai membutuhkan oli dengan spesifikasi SAE 10W-40. Berarakan sekitar awal 2000-an, beberapa produsen mobil mulai merekomendasikan penggunaan oli mesin dengan viskositas SAE 10W-30.

Jarak waktu pergantiannya juga berubah. Jika zaman dulu pelumas dirancang untuk pemakaian mematok jarak 3-5 ribu kilometer, saat ini kemampuannya sudah mencapai dua kali lipat. Hal itu bisa didapat, meski kendaraan harus terjebak dalam kemacetan setiap harinya.

Untuk bisa memiliki kemampuan tersebut, produsen pelumas membekali produk mereka dengan berbagai aditif yang mampu melindungi kendaraan dari serangan panas berlebih. Seperti yang dilakukan oleh  PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, yang menghadirkan produk baru Mobil Super  All-in-One Protection 0W-20.

General Manager Brand Mobil  Lubricants Indonesia,   Andhina Sofiarman  mengatakan bahwa produk mutakhir tersebut  teknologi Heat Activated Anti-wear Molecule,   yang mampu menyampaikan perlindungan lebih pada mesin masa kondisinya memanas, dan cocok bagi kendaraan baru dengan aktivitas perkotaan yang padat.

“Kami hadir menjawab permintaan dan tantangan pasar otomotif, dan juga ialah bentuk komitmen kami untuk menyediakan produk yang mampu memberikan keyakinan diri untuk mendukung mobilitas untuk konsumen di Tanah Air, ” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Selasa 4 Agustus 2020.

Mengaji juga:   Diler Mobil Bekas Ini Berani Bayar Lebih Langka Rp4 Juta