Kia Carnival Duji Tabrak Pakai Jalan yang Tak Biasa

Eric Lee

VIVA   – Uji tabrak kini umum dilakukan di kendaraan keluaran baru. Dengan jalan ini, produsen maupun calon konsumen bisa mengetahui kualitas produk masa dipakai berkendara, serta kerja lantaran semua fitur keamanan yang disematkan pada mobil.

Biasanya uji tabrak dilakukan dengan gaya horizontal. Mobil diatur untuk meluncur dalam kecepatan tertentu, dan dibiarkan menabrak dinding atau benda penuh lainnya. Setelah itu, bisa dicari tahu kerusakan yang terjadi beserta dampaknya untuk pengemudi maupun penumpang di kabin.

Namun, ada cara pengujian yang tak biasa dilakukan oleh Kia untuk produk Carnival, atau ada serupa yang menyebutnya Sedona. Mobil itu diuji tabrak secara vertikal, yaitu digantung di ketinggian 12, enam meter dengan sudut 90 nilai, lalu dibiarkan terjun bebas.

Melansir daripada Indianautosblog , Minggu 28 Juni 2020, sebelum dibiarkan meluncur bebas, Kia Carnival ditarik kendaraan derek dan diposisikan menempel pada dinding vertikal. Lalu, mobil dilepas dan melaju dalam kemajuan 56 kilometer per jam.

Baca juga: Teknik Engine Brake Bisa Dilakukan pada Mobil Matik, Begini Caranya

Hasilnya, mobil berperawakan bongsor tersebut bisa menyerap dampak benturan cukup efektif, dengan kerusakan pada kap depan dan bumper. Crumple Zone di dalam mobil buatan Korea Selatan tersebut bisa menyerap sebagian besar efek benturan, sehingga meminimalkan kerusakan dalam kabinnya.

Tak hanya itu, adanya sifat keselamatan berupa kantung udara nama lain ( Airbag ) yang bekerja cepat saat mobil mengalami benturan, bisa meminimakan luka pada boneka yang dipasang di dalam mobil Kia Carnival saat mobil dijatuhkan dari ketinggian.

Rekaman gambar uji tabrak unik tersebut, diketahui dari laman Youtube Kia New Zealand. Mobil Kia Carnival yang dipakai merupakan lansiran 2016, dan sudah mendapat lima bintang dalam standar uji ANCAP.