Honda Riset Fitur Canggih untuk Mobil di Indonesia

Eric Lee

VIVA   – Honda dikenal sebagai salah kepala produsen mobil, yang sering menyematkan fitur baru pada produk itu. Gunanya adalah membuat pengemudi & penumpang nyaman selama perjalanan.

Contohnya saat mereka mengeluarkan versi baru Honda CR-V  lima tahun lalu, di mana pada mobil tersebut disematkan fitur penjernih udara kabin yang diberi nama Nanoe.

Cara kerjanya sama seperti pemurni udara yang ada di AC rumah, yakni dengan melepaskan ion negatif dengan akan melekat pada partikel berukuran sangat kecil yang menjadi sumber bau dan penyakit.

Karena mendapat tanggung tambahan, maka partikel tersebut akan terlepas dari udara dan jatuh ke lantai. Sehingga, udara yang dihirup pengemudi serta penumpang menjadi lebih bersih.

Business Innovation and Sales merangkap Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengatakan  bahwa era ini pihaknya sedang melakukan penelitian, untuk mencari fitur baru asing yang bisa disematkan di lini produk mereka.

Tercatat, penyaring udara berstandar N95 yang saat ini marak digunakan untuk mencegah penyebaran virus, mulai dari  masker   mematok filter udara di rumah.

“Kami selalu mengingat kebutuhan konsumen. Kalau bicara perkara fitur, banyak sekali yang mampu dipasang. Misalnya penyaring  udara  N95. Tapi, kami harus pelajari mana yang cocok untuk konsumen di sini, ” ujarnya saat konvensi pers virtual, dikutip  VIVA Otomotif   Selasa 15 Desember 2020.

Gencarnya HPM memerangi pandemi tidak hanya dilakukan dalam bentuk penyematan sifat saja, namun juga dukungan kepada kegiatan sosial yang dilakukan publik mobil Honda.

Lengah satunya seperti pemberian 45 wahana tempat cuci tangan tanpa singgung untuk kawasan Monumen Nasional atau Monas, yang dilakukan bekerja serupa dengan PAM Jaya.

“Kami berharap, dengan adanya sandaran fasilitas cuci tangan dari teman-teman Komunitas Mobil Honda, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh publik ketika nanti Monas sudah dibuka kembali, ” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Monas, Muhammad Isa Sanuri.

Sebelumnya, kegiatan serupa sudah dilakukan di  di beberapa tempat, termasuk di halte TransJakarta pada 5 lokasi di Jakarta, Kawasan Wisata Dieng, Jawa Tengah, mengikuti kawasan wisata di area Enau, Jawa Barat.