Bandel Langgar Pembatasan Sosial, Motor Kendati Dihancurkan

Eric Lee

VIVA   – ? Lockdown , yang merupakan pembatasan sosial dengan ketat dengan mengunci aktivitas awak, di India telah masuk periode keempat saat ini. Namun, kasus penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di negara tersebut tampaknya belum berhenti.

Dilansir lantaran Cartoq , Selasa 19 Mei 2020, pemerintah setempat kini telah mengizinkan beberapa pergerakan warga sipil secara terbatas serta barang-barang logistik. Namun warga yang tak masuk kategori yang ditetapkan, diharuskan tinggal di rumah.

Kepolisian di negara hindustan itu pun memiliki semua kewenangan untuk memastikan warga tetap di rumah. Kali ini petugas kebahagiaan pun semakin tegas menindak warganya yang masih bandel beraktivitas zaman pembatasan sosial itu dilakukan.

Selama kaum bulan terakhir pada masa lockdown , banyak berputar video polisi di negara itu memukuli warga dengan tongkat buluh karena melanggar aturan itu. Namun kini, sebuah video yang berputar pada masa lockdown fase empat menunjukkan, polisi India tidak ragu-ragu menghancurkan kendaraan warga yang bandel.

Tempat pasti di mana insiden itu terjadi tidak diketahui, tetapi tampaknya di sekitar kawasan Karnataka. Setelah memukuli pemuda yang mengendarai Honda Dio, lampu depan, kluster instrumen, dan bagian asing skuter itu pun dihancurkan.

Meski memiliki hak buat menertibkan warga, menghancurkan properti pribadi adalah hal yang ilegal dilakukan. Petugas keamanan di negara itu pun bisa kena hukuman bila warga yang mengalami hal itu melaporkannya. Dan sudah banyak juga polisi yang diskors karena hal itu.

Baca juga:   PSBB di Garut, Dua Kelompok Geng Mesin Malah Bentrok

Rontok dari insiden itu, ribuan kendaraan warga yang bandel telah disita oleh polisi di India. Untuk mengambil kendaraannya, warga pun akan dikenai denda. Namun, hingga zaman ini masih banyak kendaraan dengan belum diklaim oleh warga.

Walaupun Pemerintah Pusat India telah mengizinkan perjalanan antar negeri bagian yang masuk zona damai. Keputusan, pelaksanaannya ditegaskan adalah kewenangan daerah masing-masing.

Mengamati berita terkini di VIVA Network terkait Virus Corona